3 Penyebab Kegagalan Konstruksi Struktur Bangunan

Memilih Lampu Interior Rumah Minimalis

Kegagalan Konstruksi Struktur Gedung – Sahabat SBJ, dalam pembuatan rumah, jembatan, ataupun gedung diperlukan perencanaan dan operasional dalam pembangunannya, inilah yang disebut dengan konstruksi. Konstruksi juga dapat diartikan sebagai bangunan atau unit infrastruktur. Singkatnya, konstruksi diartikan sebagai keseluruhan objek sebuah bangunan yang terdiri dari bagian-bagian struktural.

Banyak pekerjaan yang terlibat dalam pembangunan konstruksi ini. Seperti manajer proyek, insinyur desain, dan arsitek proyek. Selain itu, ada juga pekerjaan lapangan yang dikenal sebagai mandor, pekerja konstruksi, tukang kayu, dan ahli konstruksi lainnya untuk mengerjakan langsung suatu proyek konstruksi bangunan.

Keberhasilannya ditentukan oleh perencanaan dan pelaksanaan yang tepat. Harus dengan desain pengembangan yang memperhatikan AMDAL, besaran anggaran, jadwal perencanaan, keselamatan kerja, dan logistik yang tepat. Karena banyaknya faktor penentu, sangat mungkin terjadi kesenjangan dalam ketidaksempurnaan pembangunan. Parahnya, jika pembangunan tidak diselesaikan dengan baik, bisa berakibat fatal jika menimbulkan kecelakaan, korban jiwa, luka-luka dan lain-lain.

Kegagalan Konstruksi Struktur Bangunan

Kegagalan dalam proses pembangunan (begitu juga saat sudah selesai) bisa berupa keropos maupun retakan. Jika suatu struktur beton bertulang mengalami retakan dan menjadi lebih luas, dapat menyebabkan suatu bangunan runtuh. Ini jelas merupakan kerugian. Selain itu, efek kerusakan juga menimbulkan kesulitan karena membutuhkan banyak waktu untuk membersihkan, memperbaiki dan mengeluarkan biaya untuk memulihkannya seperti semula.

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang merugikan dan merugikan, berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan dan pelaksanaan struktur bangunan.

Kesalahan Perencanaan dan Pemantauan

Kegagalan Konstruksi Struktur Bangunan

Faktor utama yang menyebabkan bangunan runtuh cenderung karena perencanaan yang salah atau kurang memadai. Sehingga implementasinya tidak sesuai dengan referensi yang ada. Bayangkan jika sedikit salah hitung akan berakibat merugikan karyawan, penghuni, dan siapapun.

Itu sebabnya warga sipil sebenarnya harus sangat berhati-hati dan metodis dalam memastikan desain bangunan. Sehingga ketinggian suatu bangunan dan beban yang harus dipikul oleh bangunan tersebut seimbang.

Baca juga: Pastikan pondasi ceker ayam rumah 2 lantai sudah aman sebelum mulai membangun rumah

Kesalahan operasional dan pekerjaan lapangan

Kegagalan Konstruksi Struktur Bangunan

Setelah memasuki ranah operasional, perencanaan akan diimplementasikan dalam konstruksi fisik. Builder disini memiliki peran yang sangat penting dan tidak boleh terlewatkan jika ada tanda-tanda kerusakan. Pada bagian ini, kesalahan sebenarnya terjadi karena kelalaian pengawasan yang mengandalkan tiga pihak yaitu konsultan, kontraktor dan pengembang atau pemilik. Apabila tidak ada pengawasan yang ketat atau kelalaian dalam memberikan pengawasan maka kualitas pekerjaan tidak akan sebaik yang diharapkan.

Baca:  Tentang Talang, Begini Cara Menghitung Kapasitas Pipa Air Hujan!

Kasus lain yang terjadi adalah karena adanya perubahan fungsi semula dan tujuan semula yang mengakibatkan kegagalan konstruksi.

Misalnya yang awalnya berniat bikin rumah biasa, tapi fungsinya diubah menjadi sekolah dan wajib dibuat bertingkat. Tentu akan mengacaukan daya tampung yang bisa diemban sejak pondasi dibuat. Satu-satunya cara untuk mencegah beban tambahan adalah dengan diadakan terlebih dahulu dengan konsultan perencanaan. Jika memang dalam perencanaan bangunan tidak memungkinkan untuk menambah beban, maka perkuatan struktur harus dilakukan sebelum ada penambahan beban.

Kesalahan Penggunaan Bahan Bangunan

Kegagalan Konstruksi Struktur Bangunan

Bukan rahasia lagi, banyak kasus yang mengungkap penyebab runtuhnya sebuah bangunan karena penggunaan bahan bangunan yang di bawah standar yang ditentukan. Tidak sekali dua kali, korupsi penggunaan bahan bangunan juga merebak di luar negeri. Sehingga dalam konteks ini bukan semata-mata karena bencana alam, melainkan karena kelalaian atau kejahatan manusia. Itu sebabnya memilih pekerja yang dapat dipercaya menjadi salah satu kunci sukses sebuah proyek struktur bangunan.

Selebihnya, pastikan bahan bangunan yang dibeli benar-benar benar tanpa ada penipuan ukuran, bahan, dan harga. Salah satu tips yang bisa kami berikan adalah, Anda harus tahu bahwa ada beberapa bahan bangunan yang didesain untuk iklim atau kondisi tertentu. Memilih sesuai iklim tentu bisa membuat konstruksi lebih awet. Selain mempertimbangkan iklim, tentunya perlu Anda sadari bahwa bahan bangunan yang baik adalah bahan bangunan yang sudah memiliki sertifikasi dan telah lulus uji ketahanan sebelum diproduksi, sehingga keawetannya tidak perlu diragukan lagi.

Dalam menentukan bahan bangunan, sebaiknya pastikan ketersediaan bahan bangunan yang dipilih akan terjamin dan terpenuhi secara lengkap. Tentu akan sangat bijak jika proyek pembangunan gedung Anda mampu mendukung Anda dengan lebih baik.

Tapi jangan khawatir, Super Bangun Jaya bisa menjadi supplier material bangunan yang baik untuk Anda. Berlokasi di Tangerang Selatan, Super Bangun Jaya kini memiliki fasilitas online yang bisa Anda jangkau ada apa. Jadi, Anda bisa langsung mendapat pengawasan, dan memilih produk terbaik untuk pembangunan konstruksi rumah Anda. Yang Anda cari, mulai dari bahan bangunan dasar seperti semen, pipa, besi, baja ringan, dan lainnya, nih! Kami mencintai setiap kebutuhan Anda #jaminangacurang.

Terakhir jangan lupa follow dan like Instagram ya @uperbangunjaya dan Halaman Facebook Super Bangun Jaya untuk mendapatkan informasi promo dan materi menarik lainnya. Semoga bermanfaat!

Pos 3 Penyebab Kegagalan Konstruksi Struktur Bangunan muncul pertama kali pada Produk Terbaik.